| Home |
| Program |
|
|
| Publikasi |
|
|
| Ruang Berita |
|
|
| Tentang Kami |
|
|
|
|
OBYEK WISATA DI LEUSER...
|
| Obyek
Wisata di Dalam Kawasan TNGL |
|
|
Beberapa lokasi seperti Lawe Gurah dan Bukit
Lawang adalah daerah tujuan wisata yang telah dikembangkan
dan dikenal luas oleh masyarakat lokal, nasional maupun
internasional. Selain ketiga lokasi tersebut, di dalam kawasan
TNGL, ternyata masih banyak obyek wisata lainnya yang layak
dikembangkan dan belum tergali, terutama di wilayah Kabupaten
Aceh Tenggara, Aceh Selatan hingga Kabupaten Langkat.
Berikut ini nama obyek Wisata di kawasan
TNGL:
|
|
|
No.
|
Nama Obyek Wisata
|
Jenis Obyek Wisata
|
Lokasi
|
|
1.
|
Air Terjun |
Pemandian |
Ketambe, Mamas, Marpunge,
Gurah |
|
2.
|
Air Panas |
Pemandian |
Gurah, Air Kelabu dan Marpunge
|
|
3.
|
Uning Gajah |
Habitat gajah, rekreasi |
Marpunge, Namo Sigiring,
Meluah, Mamas |
|
4.
|
Danau |
Pemandian |
Marpunge |
|
5.
|
Sungai Alas |
Rafting, Pemandian |
Sungai Alas, Krueng Tripa
|
|
6.
|
Gg. Leuser, Gg. Kemiri,
Gg. Simpali, Gg. Bendahara, Gg. Mamas |
Tracking, camping, pemandian |
Kawasan Leuser |
|
7.
|
Lawe Gurah |
Camping ground |
Lawe Gurah |
|
8.
|
Tangkahan |
Ekowisata |
Tangkahan |
|
9.
|
Aras Napal |
Atraksi gajah |
Aras Napal |
|
|
| Sumber : Dinas Pariwisata
Propinsi NAD dan SUMUT |
|
| |
|
| Obyek
Wisata di Luar Kawasan TNGL |
|
|
Disamping obyek wisata alam, di Kabupaten
Aceh Tenggara ditemui pula beberapa jenis Obyek Wisata Budaya
baik berupa bangunan adat maupun rumah ibadah. Jenis obyek
wisata ini antara lain: Rumah Adat Suku Alas, Mesjid Penampaan
dan Balai Adat Segenap. Untuk pengembangan pariwisata di
Kabupaten Aceh Tenggara dan Gayo Lues, terdapat beberapa
kelengkapan akomodasi seperti hotel dan restoran yang sebagian
besar berada di Kutacane dan Blangkeujeren.
Di Kabupaten Aceh Selatan terdapat berbagai
obyek wisata baik wisata alam maupun wisata budaya. Obyek
wisata alam antara lain adalah: Air Terjun Tingkat Tujuh,
Gua Klam, Tuwi Monyet (tempat pemandian), Mesjid Kuno Pulo
Kambing, Makam Raja-raja Trumon, dan Makam Raja-raja Manggeng.
Di Kabupaten Karo, obyek-obyek wisata telah
dikembangkan dengan relatif lebih baik. Dalam pengembangan
wilayah propinsi Sumatera Utara, kabupaten ini memang diarahkan
pada pengembangan sektor perkebunan dan wisata. Beberapa
obyek wisata dan lokasi tujuan wisata yang telah dikembangkan
dan cukup dikenal, antara lain : Lau Kawar/Gunung Sinabung,
Semangat Gunung, Desa Lingga (wisata budaya), Gunung Sibayak,
Desa Peceran (wisata budaya), Lau Debuk Debuk, Air Terjun
Sikalikap, TAHURA (Taman Hutan Raya) Bukit Barisan, Air
Terjun Si Piso Piso, Tongging (di tepi Danau Toba), Barusjahe
(wisata budaya), Uruk Ndaholi, Lau Macem, Lau Gendek, dan
Kota Wisata Berastagi.
Dari sembilan wilayah kabupaten yang diperkirakan
berbatasan langsung dengan Kawasan TNGL, kabupaten Karo
merupakan salah satu daerah yang berhasil dalam memanfaatkan
potensi wisatanya. Lokasi-lokasi wisata di kabupaten ini
bukan saja dikenal dalam skala lokal, namun juga pada skala
nasional bahkan internasional. Pusat akomodasi wisata yaitu
Kota Berastagi merupakan salah satu kota tujuan wisata terpenting
di Propinsi Sumatera Utara di samping beberapa kota lainnya
seperti Parapat (Kab. Tapanuli Tengah) dan Gunung Sitoli
(Kab. Nias). *** (Sumber: Renstra TNGL)
|
|
| |
|
|
|
 |
 |